Menyikapi dampak dari COVID 19 yang membuat mahasiswa di Makassar dilarang untuk mudik atau pulang ke kampung halaman, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman kembali menyalurkan bantuan ke Posko Forum Mahasiswa Toraja (Format) di Makassar, Rabu, 22 April 2020.

Hal ini.dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Sulsel agar kebutuhannya terpenuhi.

Andi Sudirman Sulaiman mengaku agenda ini merupakan bagian dari aksi jaring pengaman sosial dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak COVID 19, termasuk para mahasiswa yang masih tetap berada di Makassar. 

"Saya sangat mengapresiasi mahasiswa yang tidak kembali ke kampung halamannya, karena mematuhi kebijakan imbauan larangan mudik.dan sebagai bentuk perhatian kami memberikan bantuan sembako," ungkap Wakil Gubernur Sulsel. 

Dia juga berharap seluruh masyarakat, khususnya yang berada disekitar asrama mahasiswa atau lainnya untuk memberikan perhatian kepada mereka sehingga bisa tetap bertahan di Kota Makassar. 

"Saya berharap segenap masyarakat sekitar memperhatikan mereka yang masih berstatus mahasiswa termasuk ibu kost maupun bapak kost, untuk memperhatikan adik-adik kita yang masih berstatus mahasiswa dan tidak mudik ke kampung karena tertib imbauan serta peduli penanganan Covid-19," imbuhnya.

Sementara itu, Taufik Parende, Sekertaris Umum Format.mengatakan jumlah mahasiswa yang masih bertahan sekitar 50 orang. 

"Ada sekitar 50 orang anggota Format yang masih bertahan di Kota Makassar, .kami juga telah membentuk posko penanganan Virus Corona (COVID 19)," kata Taufik. 

Pihaknya juga membuka donasi yang akan disalurkan kepada masyarakat Toraja yang terdampak Virus Corona (COVID 19) di Kota Makassar.

"Donasi yang kami kumpulkan akan disalurkan kepada masyarakat Toraja yang ada di Makassar., kami juga berharap pendemi ini bisa segera berakhir agar dapat menjalankan aktifitas seperti biasa," pungkasnya

Rabu, 22 April 2020 (srf/na)