Parepare, sulselprov.go.id - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mendorong Kota Parepare sebagai pusat pertumbuhan barat dan jasa di wilayah tengah Sulsel, khususnya sebagai pilot project pengelolaan sampah terintegrasi.

Demikian disampaikan Andi Sudirman saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-66 tahun Kota Parepare yang digelar di Kantor DPRD Parepare, pada Minggu (12/4/2026).

Mengusung tema “SEHATI (Sinergi, Edukasi, Harmoni, Akhlak, Teknologi, Inklusif)”, peringatan hari jadi Kota Parepare menjadi momentum penguatan arah pembangunan kota pelabuhan tersebut.

Andi Sudirman menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung percepatan pembangunan Parepare.

Ia menyebut, berbagai capaian pembangunan telah dirasakan masyarakat, seiring dengan intervensi program dan bantuan dari pemerintah provinsi.

“Tahun ini, melalui APBD Provinsi, kami mengalokasikan bantuan keuangan Rp7 miliar untuk mendukung pembangunan infrastruktur, penguatan sosial ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Parepare,” ujarnya.

Menurut dia, posisi strategis Parepare perlu dimaksimalkan sebagai simpul pertumbuhan baru di wilayah tengah Sulsel. Kota ini dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat distribusi barang dan jasa, sekaligus pengembangan sektor pendidikan dan layanan kesehatan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi juga mendorong Parepare menjadi lokasi percontohan pengelolaan sampah terintegrasi. Program tersebut diharapkan menjadi model penanganan lingkungan berbasis sistem yang dapat direplikasi di daerah lain.

Andi Sudirman juga mengungkapkan alasan kuat menjadikan Kota Parepare sebagai percontohan. Menurutnya, secara geografis Parepare merupakan kota persinggahan utama untuk angkutan barang, jasa, hingga destinasi wisata.

“Parepare kita dorong menjadi hub wilayah tengah Sulsel di luar Kota Makassar, termasuk sebagai pilot project pengelolaan sampah terintegrasi yang berkelanjutan,” cetusnya. (*)