Diberlakukannya pasar bebas ASEAN-MEA memaksa sejumlah perguruan tinggi di Sulawesi Selatan berbenah, Diantaranya dengan mengembangkan program studi, penelitian dan riset untuk meningkatkan daya saing kampus dalam menjaring mahasiswa baru dan menyiapkan lulusan siap pakai.
Seperti dilakukan Universitas Negeri Makassar (UNM), Rektor UNM Makassar, Husain Syam dalam Sidang Senat Terbuka Dalam Rangka Dies Natalies UNM Makassar ke-55, Senin (1/8/2016) menyatakan kesiapan pihaknya dalam menghadapi MEA dengan program memperkuat tenaga pengajar yang dimiliki.
Hal ini untuk meningkatkan kualitas SDM yang dihasilkan sehingga bisa bersaing dengan Negara asing. Dies Natalies UNM tahun ini mengangkat tema Revitalisasi lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean.
Husain menambahkan, pihaknya juga terus mengembangkan program studi dan meningkatkan akreditasinya sebagai upaya peningkatan kualitas kelembagaan dan lulusan siap pakai.
Sejauh ini perguruan tinggi telah bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk membangun SDM yang berkualitas, hingga pertengahan tahun ini, UNM telah membina 88 program studi yang tersebar pada sembilan fakultas dan program pasca sarjana, sebagian besar program studi tersebut telah terakreditasi.
Sementara Wakil Gubernur Sulsel, Agus arifin numang mengapresiasi Universitas Negeri Makassar karena telah berkontribusi dalam pembangunan sektor pendidikan, Peran dalam bidang pendidikan dan sumbangsihnya yang telah diberikan selama ini diharapkan dapat ditingkatkan pada masa mendatang.
Senin, 1 Agustus 2016 (Srf/Er)