Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) 2016 terkait Perlindungan Hak Perempuan.

Sulawesi Selatan dipercaya menjadi tuan rumah dalam Rakortek tahun ini yang diikuti 13 Provinsi di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Rakortek berlangsung selama tiga hari mulai 1 hingga 3 Juni 2016 di Four Point by Sheraton Hotel Makassar. Adapun tema yang diangkat tahun ini adalah melindungi hak perempuan dari kekerasan dan pidana perdagangan orang menuju Indonesia hebat.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Ir. H. Agus Arifin Nu'mang, MS yang sekaligus membuka acara, serta Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KPPPA, Prof. dr. Vennetia.

Agus dalam sambutannya menyampaikan terima kasih karena KPPPA memilih Sulsel menjadi tuan rumah dalam pertemuan penting ini.

"Pertemuan ini merupakan kesempatan bagi provinsi lain melihat-lihat Sulsel,"ujar Agus dalam pembukaan Rakortek, Rabu (1/6/2016) malam.

Dalam kesempatan itu, Agus juga menuturkan, kekerasan  perempuan dan anak yang akhir-akhir ini marak terjadi merupakan masalah nasional.

Ia tidak menampik jika kasus kekerasan anak dan perempuan pun marak di daerahnya. Namun, pihaknya berupaya mencegah dengan mengimbau masyarakat agar melaporkan kasus kekerasan dalam bentuk apapun.

"Perlu ada tindak pencegahan yang dilakukan secara konkrit oleh seluruh lapisan masyarakat. Sebab hukuman saja tidak cukup," tegas Agus.

Rabu, 1 Juni 2016 (Srf/Ht)