Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) bekerjasama Fajar Keker Eksebisi Indonesia (Keren) menggelar Even Keuangan Syariah Fair Makassar 2016 di Mall Ratu Indah (MaRI) Makassar, Kamis (20/10/2016). Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 20-23 Oktober 2016 mendatang.
Acara ini dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, H. Agus Arifin Nu’mang yang ditandai pemukulan gendang oleh Wagub Sulsel bersama Kepala Kantor OJK Sulampua, Bambang Kiswono.
Agus Arifin Nu’mang dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk ikut terlibat menjadi nasabah bank syariah yang merupakan solusi bagi perekonomian bangsa untuk menjadi lebih baik.
Wagub sangat mengapresiasi kegiatan ini karena begitu banyaknya industry jasa keuangan syariah yang ikut dan memang perkembangan syariah perbankan di Sulsel saat ini sangat baik, tinggal bagaimana kita melakukan sosialisasi.
Ia berharap hadirnya program keuangan syariah di Makassar dapat memberikan banyak kemudahan dan keuntungan bagi nasabah syariah.
Agus juga meminta, jika ada Asosiasi Perbankan Syariah maka jangan hanya di Makassar saja melakukan sosialisasi, karena uangnya Sulsel ada di daerah. “Di Sulsel itu pertanian miliknya rakyat, seperti cengkeh, kopi, kakao, itu milik rakyat dan bukan perkebunan besar. Perkebunan besar hanya sedikit di Sulsel, jadi mungkin bisa buat acara Sosialisasi seperti ini di Palopo, Pare-pare, Bone atau Bulukumba,”pesannya.
Ia mengajak para pelaku perbankan syariah untuk bersama-sama memikirkan model apa kerjasama yang perlu dilakukan, sehingga sesuai dengan perbankan syariah karena orang Sulsel kalau sudah tahu manfaat Bank Syariah maka dia tidak akan ke Bank Konvensional
“Saran saya sosialisasi terus, apa itu perbankan syariah, apa itu pembiayaan syariah, jasa keuangan syariah sampaikan ke masyarakat agar lebih bermasyarkat di Sulsel dan saya yakin jika mereka sudah mengenal perbankan syariah mereka pasti akan memilih perbankan syariah,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Kantor OJK Regional 6 Sulampua, Bambang Kiswono, menjelaskan, meski keuangan syariah sudah cukup berkembang, tetapi tidak ada salahnya jika program tersebut terus didekatkan kepada masyarakat. Termasuk memberikan pemahaman terkait jasa industri syariah dan non syariah.
Kamis, 20 Oktober 2016 (Er/Rst)