Masih maraknya kasus masyarakat yang ingin melaksanakan umrah maupun haji, tapi kemudian diterlantarkan oleh pihak travel, menjadi perhatian bersama untuk bisa diatasi.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Ir. H. Agus Arigin Nu'mang, MS pada saat menerima jajaran dan Pengurus Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus (HIMPU), di ruang kerjanya, Rabu (3 Februari 2016) mengatakan, maraknya travel nakal yang merugikan masyarakat, yang ingin melaksanakan umrah dan haji karena masih lemahnya pengawasan.
Masyarakat khususnya umat muslim, juga mudah tergoda dari harga yang ditawarkan oleh travel tertentu tanpa memperhatikan kualitasnya.
Pemerintah Provinsi Sulsel juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam memilih travel, termasuk tidak mudah tergoda dari harga yang ditawarkan yang terkadang sudah tidak wajar.
Sementara itu, Baluki Ahmad, Ketua Umum HIMPU menambahkan, persoalan semacam ini memang sering terjadi karena banyaknya masyarakat yang ingin melaksanakan umrah dan haji, serta tawaran dari pihak travel yang sangat terjangkau.
Baluki Ahmad juga berharap, agar pengawasan tour dan travel di Sulsel bisa lebih diperketat, agar hal semacam ini tidak terus terulang.
Rabu, 3 Februari 2016 (Srf/Yy)