Pembangunan proyek Jembatan Tello tentunya diharapkan masih bisa dilanjutkan tahun ini. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan berharap agar pemerintah pusat kembali mengalokasikan anggaran pada APBN Perubahan nantinya.

"Jembatan Tello kan sama sekali tidak ada anggarannya. Kita berharap pada APBN Perubahan ini ada. Mudah-mudahan bisa multiyears," kata Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, Senin (16/5/2016).

Diketahui, pada Maret lalu, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI meninjau proyek Jembatan Tello. Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba yang diikuti senator asal Sulawesi Utara (Sulut) Marhany Poli Pua, senator asal Bangka Belitung Tellie Gozelie, dan senator asal Sulsel Bahar Ngitung. Mereka pun meminta agar pemerintah pusat dapat mengalokasikan anggaran pembangunan jembatan ini pada APBN Perubahan.

Senator asal Sulsel Bahar Ngitung berpendapat, proyek ini bisa diselesaikan dalam waktu tiga bulan. "Kalau mau tunggu tahun depan terlalu lama. Makanya, DPD akan berjuang agar anggaran proyek ini bisa kembali dimasukkan dalam APBN Perubahan 2016. Kalau sudah ada anggarannya, bisa ditender Agustus, September dikerja. Bisa empat bulan selesai," terang Bahar Ngitung.

Jika tidak memungkinkan tahun ini, maka pihak BBPJN VI Makassar akan mengusulkan anggaran Rp 5 miliar tahun depan karena Januari sudah sign kontrak.

"Anggaran Rp 5 miliar merupakan selisih dari pekerjaan yang belum diselesaikan kemarin. Kan kemarin yang tersisa hampir Rp 2 miliar, sedangkan harga perkiraan sendiri yang dibuat oleh BBPJN awalnya senilai Rp 17 miliar," jelas Kepala Satker Jalan Metropolitan  BBPJN Wilayah VI Makassar, Rahman Djamil.  

Senin, 16 Mei 20116 (Dw/Hn)