Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu'mang menghadiri acara Penguatan Kerjasama dengan Mitra Kerjasama Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, di Hotel Grand Imawan Makassar, Rabu (27/1/2016).
Dalam kesempatan tersebut, Agus mengatakan saat ini UIN sebagai salah satu universitas terbesar di Indonesia Timur, tidak lagi bersaing dengan sesamanya seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, dan lainnya. Tetapi sudah waktunya bersaing menghadapi 10 negara di Asean.
Saat ini Sulsel sudah dalam posisi lepas landas, dengan pembangunan menjadi pilar utama perkembangan nasional. Untuk itu, ia berharap UIN dapat menyiapkan Sumber Daya Manusia yang handal.
"Saya harap UIN juga harus mengambil peran. Kita kedepannya akan menjadi pusat perhubungan perdagangan. Jangan hanya itu, kita juga harus bisa menjadi pusat perhubungan kesehatan dan pendidikan," harapnya.
Ia menambahkan, kedepannya UIN harus peka dengan segala sesuatu yang perlu dilakukan, untuk mempersiapkan SDM bagi Sulsel. Diantaranya, selain memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional.
"Permasalahan kita masih banyak. Ini harus diantisipasi dengan membangun SDM, selain memiliki kecerdasan intelektual harus juga memiliki kecerdasan emosional," ujarnya.
Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum UIN Alauddin, Prof. Lambang Sultan mengatakan, saat ini UIN telah melaksanakan banyak kerjasama dengan instansi dari dalam maupun luar negeri.
"Kita telah memiliki 181 kerjasama. Baik dalam negeri maupun luar negeri. Yang terbaru, tiga fakultas kita telah bekerja sama dengan negara Brunei Darussalam, Malaysia dan Thailand," ujarnya.
Saat ini, lanjutnya, pihaknya sedang dalam proses pembahasan Proposal untuk bantuan IDB, yang nantinya juga akan melalui Bappenas.
Rabu, 27 Januari 2016 (Srf/Na)