Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Kota Makassar bekerja sama Travel Amha Tour, Minggu (14/5/2017) menggelar Refresing dan Diklat Da'i/Da'iyah di Jalan Teuku Umar 10 Makassar. Aara ini dihadiri perwakilan dari 14 kecamatan di Makassar.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, H. Agus Arifin Nu'mang memberikan pembekalan.
"Saya melihat saat ini, banyak yang perlu kita telaah. NU sebagai ormas terbesar di Indonesia, tentunya sebagar pilar NKRI, diharapkan bisa menjadi pemersatu," kata Agus Arifin Nu'mang.
Agus mengingatkan, bahwa dahulu, negara ini sulit dan tidak bisa terpecah bela, kuat, dan itulah yang harus dipertahankan.
"Kita harus mengambil hikmah dari kasus Ahok di Jakarta. Islam jangan terkotak-kotak. Pemerintah juga harus melihat kasus perkasus apa yang terjadi dalam ormas keagamaan," jelas Agus.
Ia juga menegaskan, agar negara ini, khususnya Sulawesi Selatan, jangan lagi mau dijajah. "Karena sudah cukup kita pernah dijajah 350 tahun lebih. Hanya saja sekarang model penjajahannya beda. Di orde reformasi sekarang, intinya, kita jangan mau dipecah bela," lanjutnya.
Maka, persoalan kita kedepan adalah, bagaimana mempertahankan tatanan yang sudah ada dan menjaga terus ketahanan negara, untuk terus membangun menjadi lebih maju, dan bersama membangun Sulsel.
Minggu, 14 Mei 2017 (Amr/Er)