Masyarakat dihimbau berhati-hati dalam memilih agen perjanan haji dan umroh. Termasuk, tidak tergiur dengan harga rendah yang ditawarkan.
Himbauan ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Ir. H. Agus Arifin Nu'mang, MS saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (22/8/2017). Agus menanggapikasus terbaru, yaitu kasus penipuan dan penggelapan agen perjalanan First Travel.
"Dari dulu saya sampaikan untuk tidak tergiur dengan harga rendah, saya juga selalu menyampaikan dengan harga rendah seperti apa pelayanannya. Jangan sampai nanti minta tambahan biaya," kata Agus.
Agus menjelaskan, masyarakat harus memperhatikan harga paket umroh dan haji yang ditawarkan dengan nilai tukar rupiah saat mengambil paket dan saat berangkat.
Untuk paket umroh misalnya, jika dulu harga yang ditawarkan Rp 14 hingga Rp 16 juta masih relevan dengan nilai kurs satu dollar Amerika Serikat dengan delapan ribu rupiah. Namun, berbeda kondisinya dengan nilai tukar kurs dollar saat ini yang rata-rata berada dinilai Rp 13.500 per dollar.
Agus sendiri belum mendapatkan informasi jika terdapat korban First Travel di Sulawesi Selatan.
Selasa, 22 Agustus 2017 (Srf/Yy)