Cuaca panas yang cukup ekstrem di tanah suci Mekkah, membuat jamaah haji rentan terserang penyakit sehingga menganggu jalannya ibadah.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, H. Agus Arifin Nu'mang, yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulsel mengatakan, cuaca panas yang cukup ekstrem di Arab Saudi membuat tingkat kesehatan menurun. Hal ini juga diperparah, dengan usia yang sudah lanjut.
Agus yang baru saja pulang dari tanah suci mengaku, Kerajaan Arab Saudi melakukan pengawasan dan pengaturan yang sangat ketat, khususnya untuk lempar jumrah, sehingga kejadian yang tahun sebelumnya, dimana jamaah saling bertabrakan dan terinjak-injak dapat dihindari.
Pembangunan infrastruktur oleh Kerajaan Arab Saudi di sekitar Tanah Suci Mekkah, sudah hampir rampung, sehingga jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan nyaman.
Agus lebih lanjut berharap, umat muslim yang mempunyai kemampuan lebih, bisa melaksanakan ibadah haji diusia muda, karena kesehatan yang lebih prima.
Senin, 19 September 2016 (Srf/Hn)