Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antara para pelaku industri jasa keuangan secara resmi diluncurkan di Makassar, Jumat (20 Mei 2016)."Forum ini merupakan wadah bagi pelaku industri jasa keuangan di Sulsel untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dan berkesinambungan untuk meningkatkan layanan industri jasa keuangan bagi masyarakat," kata Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulsel, Bambang Kiswono di sela acara peluncuran tersebut.
Bambang yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi Maluku Papua (Sulampua) ini mengatakan, kepengurusan forum ini mencakup OJK, dan lembaga jasa keuangan yang terdiri atas asosiasi perusahaan jasa keuangan, baik perbankan, pasar modal, perusahaan asuransi, bursa efek, pegadaian, pembiayaan, dan perusahaan sekuritas.
"Kepengurusan forum ini akan berjalan untuk periode 2016-2019," ujarnya menambahkan.
Sebagai wadah persatuan industri jasa keuangan di Sulsel, forum ini juga diharapkan dapat menciptakan sinergi antara perbankan dan non perbankan untuk mendorong perannya dalam meningkatkan kondisi finansial masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif.
"Tingkat literasi keuangan masyarakat Sulsel masih rendah, karenanya dibutuhkan akselerasi agar layanan jasa keuangan dapat dinikmati oleh masyarakat secara merata," jelasnya.
Hadirnya forum komunikasi ini juga diharapkan dapat mengembangkan kapasitas dan potensi anggotanya dalam berbagai kegiatan, baik yang bersifat sosial, religius, seni, dan budaya.
"Dengan demikian industri jasa keuangan semakin dapat berkontribusi nyata terhadap pembangunan Sulsel," kata dia.
Sementara Wakil Gubernur Sulsel, Ir. H. Agus Arifin Nu'mang, MS yang secara resmi meluncurkan forum tersebut berharap hadirnya forum ini dapat meningkatkan kontribusi industri jasa keuangan terhadap pembangunan Sulsel.
Agus berpesan agar pihak perbankan tidak ragu berinvestasi di Sulsel, mengingat dalam delapan tahun terakhir perekonomian Sulsel secara konsisten menunjukkan pertumbuhan yang positif.
"NLP kita lebih rendah dari pada nasional, sementara pertumbuhan ekonomi kita selalu di atas rata-rata nasional, jadi jangan khawatir berinvestasi di Sulsel" jelasnya.
Kegiatan peluncuran ini juga dirangkaikan dengan aksi donor darah oleh Perbanas Sulsel.
Jumat, 20 Mei 2016 (Srf/Er)