Pembangunan moda transportasi baru, Trans Sulawesi yang dimulai dari Kota Makassar, hingga Kota Pare-Pare, saat ini tidak berjalan maksimal karena minimnya anggaran.

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, Sabtu (8/10/2016) mengaku, sangat memahami anggaran kereta api di Sulsel yang semuanya dibiayai oleh Pemerintah Pusat minim karena pendapatan negara yang jauh dari target.

Meski demikian, pembangunan kereta api (KA) di Sulsel optimis dapat diselesaikan karena selain progresnya yang sangat baik seperti ketersediaan lahan sumber daya manusia juga karena telah menjadi program strategis nasional.

Agus lebih lanjut mengaku salah satu langkah menekan biaya tranportasi yang cukup mahal diantaranya dengan interkoneksi wilayah dengan menggunakan moda transportasi kereta api.

Agus menambahkan, hadirnya kereta api di Sulsel akan semakin mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sabtu, 8 Oktober 2016 (Srf/Er)