Wakil Gubernur Sulsel, Ir. H. Agus Arifin Nu’mang, MS membuka acara Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016, di Hotel Clarion Makassar, Rabu (20 April 2016). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik Provinsi. Sulsel bekerjasama dengan Perbankan se-Sulsel.
Dalam sambutannya wagub mengungkapkan bahwa berdasarkan data resmi yang dirilis BPS Prov. Sulawesi Selatan, ekonomi Sulsel terus mengalami pertumbuhan yang sangat menggembirakan. Tahun 2015 pertumbuhan ekonomi Sulsel mencapai 7,15 persen. Jauh di atas ekonomi Nasional yang hanya tumbuh sebesar 4,79 persen. Dengan angka pertumbuhan sebesar 7,15 tersebut menjadikan Sulsel sebagai provinsi yang menempati pertumbuhan tertinggi ke lima setelah Nusa Tenggara Barat, Sulawesi tengah, Papua dan Sulawesi Barat.
“Pertumbuhan ekonomi Sulsel yang sangat signifikan saat ini merupakan hasil kerja keras semua masyarakat Sulsel. Perekonomian Sulsel selalu berada diatas pertumbuhan ekonomi nasional, bahkan jauh diatas provinsi-provinsi besar lainnya seperti DKI Jakarta, Jatim , Jabar, Jateng, dan Sumut,”terangnya.
“Pertumbuhan ekonomi yang telah dicapai harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, untuk itu saya memberi apresiasi kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang telah bekerja keras memantau perkembangan inflasi setiap bulan, khususnya komoditi-komoditi yang menjadi pemicu terjadinya inflasi,”lanjutnya.
Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas adalah pertumbuhan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu pemerintah daerah terus berupaya untuk mengurangi jumlah pengangguran dan tingkat kemiskinan.
“Tahun 2015 jumlah penduduk 15 tahun ke atas yang bekerja telah mencapai 3,49 juta orang,Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dapat ditekan hingga sebesar 5,95 persen. Demikian pula kemiskinan, pada bulan September 2015 persentase penduduk miskin di Sulsel sebesar 10,12 %,”pungkasnya.
Tanggal 1-31 Mei 2016, BPS akan melaksanakan sensus ekonomi untuk mendata seluruh unit usaha/perusahaan yang berada dalam batas-batas wilayah NKRI. Tujuan sensus untuk mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan, perencanaan dan evaluasi pembangunan Nasional maupun Regional.
Rabu, 20 April 2016 (Yy/Na)