website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Fleksibilitas (2)

  • 1531 pengunjung
  • 2155 hits
  • 23 Feb 2016

Peselancar yang berhasil adalah mereka yang mampu menari-nari di atas gelombang. Makin tinggi gelombang menghempas, dia makin mampu memainkan papan selancar dengan indah dan terkendali lalu mencapai tujuan yang makin jauh dan memukau dan membahagiakan.

Tentu tidak ada peselancar yang kaku dan tegang. Tubuhnya sangat fleksibel. Dia sangat santai dan lentur memainkan kondisi gelombang yang ada di sekitarnya. Walaupun bertujuan dari awal secara prinsip telah dipetakan, tetapi tetap saja menyikapi tantangan dengan fleksibiltas.

Seperti itulah mestinya kita menyikapi beragam masalah yang tengah menghadang. Kita mesti melenturkan tubuh dan fleksibel terhadap rintangan. Tidak tak boleh kaku karena memang fleksibilitas terkadang itu yang harus menjadi solusinya tanpa harus mengorbankan akidah dan istiqamah kita.

                                                                                                                                @Medan – Jakarta, 17 Juni 2013

Terkait

    • 1555 pengunjung
    • 2258 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1503 pengunjung
    • 2161 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1588 pengunjung
    • 2303 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya