website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Kita Kader Hebat, Bukan Bodoh!

  • 1438 pengunjung
  • 1837 hits
  • 11 Apr 2016

Sebagai sesama kader Golkar, mari kita bicara dari hati ke hati diantara kader dan elite seluruh jajaran partai Golkar. Mari kita ingatkan misi utama kader Golkar dari awal pembentukannya untuk mengawal pembangunan nasional di segala bidang kehidupan dan menjadi instrument utama dalam penciptaan stabilitas pembangunan berkelanjutan, yang dikawali dari idealism Karya Kekaryaan.

Misi ini tidak berubah dan akan tetap terjaga ke depan. Itulah sebabnya maka setelah reformasi tahun 1998, walaupun Golkar diserang dari berbagai penjuru, solidiritasnya sebagai kekuatan politik nasional tetap bisa dipertahankan. Golkar telah teruji sebagai kekuatan politik nasioanal yang tangguh tak tergoyahkan oleh terpaan badai. Perubahan yang berlangsung cepat dari era ke era.

Bahwa sekarang Golkar menghadapi masalah internal, sebenarnya biasa saja, karena ini menjadi bagian dari dinamika. Tapi sebagai organisasi besar dengan kader yang memiliki militansi dan integritas yang tinggi, seharusnya dinamika itu tidak boleh mengarah pada perpecahan. Kita sebagai kader-kader yang tangguh harus bangkit untuk mencegah perpecahan dengan alasan apa pun.  Bahkan jika pun itu terjadi akibat adanya campur tangan dari luar Golkar. Sejatinya semua kader harus bahu- membahu mencari jalan keluar. Tidak hanya berkutat, berebut posisi dan keuntungan dari partai. Ingat, “skenario” orang untuk mengerdilkan partai ini sementara berlangsung! Jangan kita menjadi alat kebodohan terjebak dalam “skenario” mereka. Ayo Golkar-ku! Sadarlah dan menyatulah! Insya Allah kita di Sulsel baik-baik saja. Wassalam. Salamakki

Bandung, 30 April 2015

Terkait

    • 1550 pengunjung
    • 2258 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1500 pengunjung
    • 2161 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1580 pengunjung
    • 2302 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya