website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Ayo Maju... ! Don’t Stop!

  • 1502 pengunjung
  • 1928 hits
  • 22 Feb 2016

Semua orang mau maju dalam segala hal, khususnya karier, dan pasti mau merasa nyaman. Hanya saja, mau maju dan mau nyaman itu paradoks atau bertentangan dalam pelaksanaan maupun implementasi. Keduanya tidak akan pernah bertemu. Karena kalau  mau maju, awalnya harus tidak nyaman, pasti tidak maju.

       Di balik pencapaian sesuatu, ada harga yang harus dibayar, yaitu tidak nyaman dulu. Ibarat peribahasa “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian” (bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian). Pun dapat dipastikan kalau nyaman, pasti di comfort zone alias zona nyaman, jalur yang membuat kita dapat terlena, tidak gelisah, tidak ada rasa takut, tidak cari risiko, dan akibatnya tidak melakukan lompatan, tidak cari terobosan, dan kita biasa-biasa saja – malah bisa stagnan. Bertindak sama setiap hari, mulai bangun sampai tidur lagi. Tidak ada kerja lebih! Tidak ada gelisah! Dan itu tanda tidak maju!

       Yang pasti, jika mau nyaman : hadapi dulu tantangan! Majulah! Don’t stop! Dan mustahil mengharapkan sesuatu hasil lebih kalau kerja kita hanya seperti yang kemarin! *

 

(24  Agustus 2012)

Terkait

    • 1597 pengunjung
    • 2261 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1540 pengunjung
    • 2162 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1634 pengunjung
    • 2304 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya