Ingat Waktu Wasit...!

  • 1174 Pengunjung
  • 1911 hits
  • 23 Feb 2016

Kata-kata “waktu” menjadi ejekan dan hardikan ketika saya masih di SMA. Ingin menyontek ke temanku, tetapi dia belum mau kasih dan katanya “sebentar” atau “tunggu dulu”. Saya akhirnya jengkel dan berujar “hoooiii...ingat waktu wasit”. Ya, itulah masa sekolah yang kadang memaksa saya menyontek karena tidak belajar.

Adakah makna “ingat waktu wasit” yang kulontarkan saat itu? Tentulah iya. Maksudku sangat jelas, “ kalau kamu mau kasih jawaban tetapi waktunya sudah habis, maka untuk apa lagi?” Itulah tandanya bila waktu sangat penting. Malah, waktulah yang tidak bisa diubah, dia berjalan sesuai dengan manajemen alam yang baku. Dan, wasit akan menghentikan waktu sesuai yang ditetapkan.

Seiring dengan umur kita yang terus bertambah dan semua orang, mau kaya, mau miskin, mau pintar atau bodoh, pejabat atau anak buah, kandidat pemimpin atau bukan,memiliki waktu dengan jatah yang sama. Akan tetapi, kenapa ada yang berhasil, ada yang pintar, ada yang kaya, juga ada yang tidak seperti diharapkan, bahkan gagal? Jawabnya: dia menyia-nyiakan waktu. Mereka itulah yang membiarkan waktu itu berlalu tanpa makna, tanpa “legacy”!

Kalau begitu, keterampilan menentukan tujuan yang bisa menjadi penyebab. Sebab, tanpa “goal” atau tujuan dan target yang jelas, akan membingungkan kita mencari jalan pintas dalam menggapai tujuan yang telah kita targetkan. Ingat, kalau kita keluar dari pintu rumah dan tidak tahu mau ke arah mana, maka semua jalan akan menjadi arah penunjuk yang tidak jelas.

Itu sebabnya, fokus dan yakini tugas dan tanggungjawab. Kita manfaatkan waktu sebaik mungkin. Mulailah sesuatu dengan tekad mencapai akhir yang baik dan jelas. Tentukan prioritas yang harus dikerjakan. Tahulah siapa mitra kerja kita. Upayakan semua menang, “win-win solution”. Dan kita harus bersinergi dengan yang lain!

@Makassar, 19 Juli 2013

syl way

menu lainnya

Daerah Wisata

Komoditas Unggulan

keyboard_arrow_up