website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Keberanian Mengalahkan Takut

  • 1805 pengunjung
  • 2360 hits
  • 23 Feb 2016

Keberanian adalah salah satu  watak orang Sulawesi Selatan, orang Bugis, Makassar dan Toraja. Orang Sulsel selalu saja jujur, lempu, lambusu’, selalu saja getteng, tegas melakukan sesuatu sesuai apa yang dia komitmenkan. Orang Bugis-Makassar-Toraja selalu saja warani, berani. Berani hanya ada kalau kita benar, benar muncul karena punya cita-cita. Jadi orang yang berani saja seperti preman kemungkinan orang yang putus asa. Keberanian itu bukanlah ketiadaan rasa takut yang ada setelah menggunakan semua hitungan akal sehat. Makanya hati-hati dengan kata berani, karena itu harus dibedakan dengan nekat yang sama artinya dengan putus asa.

Kalau ada orang yang tidak takut, maka itu adalah kebodohan. Karena sebenarnya keberanian itu tidak lain, yakni tidak membiarkan ketakutan mengalahkan diri kita. Bahkan sejatinya, terkadang kita kelihatan tampil berani, tetapi itu kemudian mengkristal dan mendorong hadirnya keberanian yang sejati. Terkadang kita berlagak berani kemudian kita berani betul. Oleh karena itu berani hanya ada jika kita benar, dan berani yang benar itu kalau didorong oleh cita-cita, karena keberanian tergambar dari bagaimana kita merefleksikan situasi yang ada.

Itu sebabnya dalam situasi apa saja, pakailah otak, gunakan feeling dan jangan lupa hitung untung rugi dari sikap berani. Kita memang harus berani, maka hidup kita akan bakal biasa-biasa saja. Dan beranilah kalau kita benar. Lalu temukan kebenaran itu dalam cita-cita kita.*

Terkait

    • 1705 pengunjung
    • 2275 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1624 pengunjung
    • 2175 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1749 pengunjung
    • 2329 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya